Rekonsiliasi Kas Dan Belanja Dana Bos Tahun 2020 Di Kab OKU

BOS adalah program pemerintah yang berasal dari realokasi dana subsidi BBM di bidang pendidikan. Program ini bertujuan untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu dan meringankan siswa lain. Dengan BOS, siswa diharapkan dapat memperoleh pendidikan yang bermutu sampai Sembilan tahun. Sasaran program BOS adalah seluruh siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi Indonesia.

Pada tanggal 10 Desember 2020 hingga tanggal 14 Desember 2020 Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Povinsi Sumatera Selatan yang diwakilkan bidang BMD dan Akutansi mengadakan Rekonsiliasi Kas Dan Belanja Dana Bos Tahun 2020 Di Kab OKU.

Rekonsiliasi merupakan cara yang tepat untuk melakukan pencocokan/kesamaan data sekolah dengan data yang ada di dinas. Kegiatan ini dilaksanakan oleh BPKAD  Provinsi Sumatera Selatan Dan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan, para tim pendamping baik dari BPKAD maupun tim dinas pendidikan dapat serius melaksanakan pendampingan sesuai dengan tugasnya masing-masing sampai dengan selesai.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 5 hari dan diikuti 128 orang peserta yakni kepala sekolah, pengurus barang serta pihak terkait lain yang berasal dari SMA/SMK.sekolah dilingkungan 4 kabupaten Kota Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Provinsi Sumatera Selatan Bapak H. Akhmad Mukhlis, SE, M.si tujuan dilaksanakannya kegiatan agar laporan daerah/aset serta dana BOS dapat disesuaikan dengan data yang valid.

Dengan rekonsiliasi akan diketahui apakah ada perubahan pengurangan aset ataupun penambahan aset dari pengadaan maupun penghapusan, hal ini harus dicatat agar jumlah dan nilai aset bisa akurat dan sesuai dengan data yang ada.

Diharapkan dengan kegiatan ini seluruh pihak-pihak sekolah dapat meningkatkan pemahaman dalam mengidentifikasi semua transaksi. Penerimaan maupun pengeluaran setiap bendahara dalam mengelola kas, pengeluaran kas yang bersumber dari belanja modal diharapkan akan mampu mengklasifikasi dan menyajikan semua akun-akun dalam setiap laporan keuangan. Guna menghindari salah saji, lebih bayar atau kurang bayar, serta menghindari pengungkapan yang tidak memadai.

Harapannya pelaporan akhir tahun tepat dana BOS tepat waktu dan data base SIMDA sinkron terealisasi. Dengan hasil yang transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS di tingkat satuan pendidikan SMA dan SMK.

 

BY CREATED : Andy putra Martadinata, ST